Posts

Bangga Menjadi Guru

Image
 Mengapa Bangga Menjadi Guru ? Ini Kisahku . . .    Saya  bukan siapa-siapa, orang tuaku dari keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa. Ayah saya seorang buruh jahit, dan ibuku terkadang berdagang di pasar menjual rempah-rempah hasil membelinya dari petani. Penghasilan kedua orangtuaku terkadang masih kurang untuk membiayai kami anak-anaknya untuk bersekolah. Tapi aku memiliki semangat untuk terus bersekolah.          Saya mengabdikan diri menjadi guru honorer di salah satu Sekolah Dasar Negeri di desaku, aku diterima mengabdi meskipun sambil kuliah. Suatu hari aku diminta untuk membantu juga mengajar di TK Swasta di desaku hingga 2 tahun berjalan. Perjuangan seorang guru honorer mulai dari tidak di honor sampai honorku di tahun 2018 adalah Rp 400.000,-. Mungkin saya menyerah dengan honor yang saya dapatkan. Namun, ini bukan tentang nominal, tapi pengalaman yang luar biasa saya dapatkan dari pengabdian saya. Alhamdulillah aku mampu meny...

3.3.a.9 Koneksi Antar Materi - Pengelolaan Program yang Berdampak Pada Murid

  3.3.a.9 Koneksi Antar Materi - Pengelolaan Program yang Berdampak Pada Murid   CGP-Leni Rahmaeni-SD N Gunungtelu 01-Kabupaten Cilacap-Angkatan 2   Hal-hal menarik yang dapat Anda tarik dari pembelajaran modul materi ini dan bagaimana benang merah yang bisa Anda tarik dari keterkaitan antarmateri yang diberikan dalam modul 3.3? Hal yang menarik dalam pengelolaan program yang berdampak pada murid adalah dengan menyusun program yang mengunakan Model BAGJA dan menyertakan Manajemen resiko serta MELR. Pada model BAGJA menuntun kita bagaimana cara membuat program, yang dimulai dengan membuat pertanyaan, ambil pelajaran, gali mimpi, jabarkan rencana dan atur eksekusi. Sedangkan Manajement Resiko untuk mengatasi kekurangan program yang dijalankan sebagai antisipasi dari kendala yang di hadapi. Mempertimbangkan resiko strategis, resiko keuangan. Resiko pemenuhan, resiko reputasi sekolah. Program yang dijalankan mengunakan strategi MELR. Monitoring dan Evaluasi M&E. M...

3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

  3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya CGP-Angkatan2-Kab.Cilacap-Leni Rahmaeni, S.P.d.   1.      Pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sumber daya Pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sumber daya merupakan seorang pemimpin yang memiliki kemampuan dalam mengelolaan dan dapat memanfaatkan aset-aset atu modal yang ada dilingkungan sekolah, sehingga menjadi sebuah potensi yang harus dimaksimalkan untuk menunjang keberhasilan sebuah pendidikan yaitu pendidikan yang berpihak pada murid. Sekolah adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup). Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Dalam ekosistem sekolah, faktor-faktor biotik akan saling memengaruhi dan membutuhkan keterlibatan aktif satu sama lainnya. Faktor-faktor biotik yang ada dalam ekosistem sekolah di antaranya adalah: ...

3.1.a.8.1 Koneksi Antar Materi "Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran"

 Koneksi Antar Materi  "Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran" CGP-Leni Rahmaeni-SD N Gunungtelu 01-Kabupaten Cilacap-Angkatan 2 Pada saat sekarang ini Pendidikan Guru Penggerak yang sedang kami jalani sudah berada pada modul 3.1.  Pada program guru penggerak ini, kami sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) belajar modul kepemimpinan salah satunya bagaimana mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Modul ini mempelajari bagaimana cara kami nanti mengambil sebuah keputusan sebagai seorang pemimpin. Pada modul ini kami sebagai CGP diminta untuk membuat koneksi antar materi dari semua materi yang  sudah di pelajari sampai saat ini. Filosofi Pratap Triloka Ki Hajar Dewantara yaitu  ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.  Dalam filosofi tersebut seorang guru harus bisa menempatkan diri baik di depan (memberi contoh), di tengah (membangun semangat), maupun di belakang (memberikan dorongan). Seorang guru sejati...