AKSI NYATA MODUL 1.4
Penerapan Pembiasaan 6B (Bangun pagi, Bereskan tempat tidur, Bersihkan badan, Beribadah, Bantu orang tua, Belajar) Pada Masa Pandemi
Oleh PGP-Angk2-Kabupaten Cilacap- Leni Rahmaeni- 1.4-Aksi Nyata
A. Latar Belakang
Penerapan budaya positif diterapkan dan dilaksanakan di sekolah, akan tetapi pada masa pandemi ini siswa belajar secara daring dari rumah. Dengan belajar di rumah, maka akan menjadi tidak terbiasa bangun pagi dan mandi. Maka guru berinisiatif menerapkan pembiasaan positif dengan 6B (Bangun pagi, Bereskan tempat tidur, Bersihkan badan, Beribadah, Bantu orang tua, Belajar). Diharapkan pembiasaan ini dapat dijalankan dan anak terbiasa melakukannya meskipun belajar dari rumah.
B. Deskripsi Aksi Nyata
Pelaksanaan aksi nyata ini dilaksanakan pada masa pandemi dan PPKM darurat Jawa-Bali dari tanggal 2-20 Juli 2021. Aksi nyata yang saya laksanakan yaitu dengan membuat kesepakatan kelas melalui whastapp grup pada tahun ajaran baru 2021/2022. Setiap siswa berpendapat kelas seperti apa yang mereka harapkan dan impikan agar tercipta kelas yang nyaman dan sesuai yang diharapkan. Setelah hasil kesepakatan kelas dibuat, saya mensosialisasikan agar siswa dapat melaksanakan pembiasaan 6B (Bangun pagi, Bereskan tempat tidur, Bersihkan badan, Beribadah, Bantu orang tua, Belajar). Siswa diharapkan dapat mendokumentasikan setiap kegiatan yang mereka laksanakan.
Diharapkan dengan Pembiasaan 6B ini terbangunlah karakter siswa meskipun dilaksanakan dari rumah. Masa pandemi covid-19 tidak menghalangi atau menghilangkan pembiasaan baik yang dilaksanakan siswa seperti sebelum ada pandemi, bahkan dapat meningkatkan perilaku baik siswa.
C. Hasil Aksi Nyata
Bagi siswa yaitu siswa akan rajin dan melakukan pembiasaan ini dengan baik setiap harinya dan tumbuhlah karakter sesuai profil pelajar pancasila.
D. Pembelajaran yang Didapat
Keberhasilannya yaitu siswa antusias setiap pagi mengirimkan hasil kegiatan mereka baik itu dari bangun pagi, bersihkan badan/bangun pagi, dan lain-lain. Kendala yang saya rasakan yaitu tidak semua siswa mengirimkan dokumentasi hasil kegiatan pembiasaan 6B dikarenakan dari 24 siswa, ada 5 siswa yang tidak memiliki alat komunikasi/ HP android. Hal ini memang membuat pembelajaran secara daring tidak bisa optimal, beberapa siswa tidak memiliki HP karena terkendala dari kondisi latar belakang orang tua yang tidak mampu, siswa broken home dan tinggal dengan nenek nya.
E. Rencana Perbaikan
Sementara solusinya yaitu siswa yang tidak memiliki HP agar bisa bekerjasama/bekerja kelompok dengan siswa terdekat yang memiliki HP, atau datang ke sekolah untuk menggunakan tablet sekolah dalam mengerjakan tugas online.
F. Dokumentasi
6B (Beribadah)
6B (Bersihkan badan/Bangun Pagi)














































Comments
Post a Comment